Pemeriksa Yakudoshi (厄年チェック)
Periksa yakudoshi (tahun sial) Anda berdasarkan tradisi Jepang.
Bukan Tahun Yakudoshi
Tahun ini bukan tahun yakudoshi.
Tahun Yakudoshi Anda (あなたの厄年一覧)
| Tipe | 前厄 Pra-bencana | 本厄 Bencana Utama | 後厄 Pasca-bencana |
|---|---|---|---|
Usia ditampilkan dalam 数え年 (usia hitung) = usia Masehi + 1
Tentang Yakudoshi (厄年について)
- Yakudoshi adalah tahun bencana atau sial dalam tradisi Jepang
- Laki-laki: usia 25, 42, 61 (usia hitung). 42 adalah 大厄 (bencana besar)
- Perempuan: usia 19, 33, 37, 61 (usia hitung). 33 adalah 大厄 (bencana besar)
- Setiap tahun utama memiliki 前厄 (pra-bencana, tahun sebelumnya) dan 後厄 (pasca-bencana, tahun sesudahnya)
- Usia hitung (数え年) menambahkan 1 ke usia Masehi (Anda berusia 1 saat lahir)
Frequently Asked Questions
What is yakudoshi and what are the unlucky years?
Yakudoshi (厄年) are ages considered unlucky in Japanese tradition. For men, the main calamity years (honke) are 25, 42, and 61. For women, they are 19, 33, and 37. The year before (maeyaku) and after (atoyaku) are also considered risky periods.
Which yakudoshi year is the most dangerous?
Age 42 for men (shi-ni, a homophone for 'death' in Japanese) and age 33 for women (san-zan, meaning 'terrible') are considered the most dangerous taiyaku (great calamity years). Many Japanese people take extra precautions during these ages.
What do Japanese people do during yakudoshi?
Common practices include visiting a Shinto shrine for yakubarai (calamity-warding prayers), wearing amulets, avoiding major life decisions, and distributing gifts to 'share' the bad luck. Some people carry a special purification charm throughout the year.